IF YOU DO THE SAME, THEN THE RESULT IS THE SAME. CHANGE WILL NOT HAPPEN UNTIL YOU CHANGE THE CAUSE

Rabu, 03 November 2010

We Know Nothing, We Know All Thing

Pernahkah anda mendengar we know nothing and we know all thing ? Apakah anda sudah mengerti atau belum pada terjemahan kalimat tersebut ?, “WE KNOW NOTHING”, dalam bahasa Indonesia artinya : “KITA TIDAK TAHU APAPUN “, tentunya anda ingin mencari tahu sesuatu yang anda belum tahu bukan ?,Berbeda dengan kalimat “WE KNOW ALL THING”, dalam bahasa Indonesia artinya : “ KITA TAHU SEGALANYA “, Apabila kita sudah tahu segala- galanya , Maka sudah pasti kita tidak mencari tahu tentang suatu apapun karena kita sudah tahu segala- galanya dan kita juga tidak akan mencoba suatu hal- hal yang baru . Saya sendiri tidak mengetahui tentang apapun dan harus mencari tahu tentang sesuatu apapun yang belum diketahui.
Pengetahuan yang baru di dunia ini belum kita ketahui dan harus mencari tahu tentang pengetahuan yang jumlahnya tidak terbatas. Marilah kita membahas tentang makna kalimat tersebut. Mungkin anda pernah membayangkan anda menjadi orang yang berpikiran bahwa anda adalah seorang yang tidak mengetahui apapun ?, Apa yang terjadi dengan orang yang berada di sekeliling anda ?,Mungkin anda adalah seorang mahasiswa yang tidak mengetahui suatu apapun, Maka anda akan bertanya dan mencari tahu hal-hal yang belum anda ketahui.dalam dunia yang terus berkembang ini , Marilah kita terus menuntut ilmu dan belajar menggali ilmu sedalam mungkin atau sejauh mungkin Misalnya tentang informasi. Banyak cara yang bisa kita lakukan dalam menggali ilmu informasi baik itu membaca, bergaul, bermain, dan sebagainya.
Kita bisa membuka wawasan kita dalam lingkungan sekitarnya, dalam masyarakat, di sekolah atau di bangku perkuliahan sekalipun, Didalam era globalisasi ini setiap individu harus aktif dan kreatif. Kreatifitasan ini tentu bisa didapatkan dari masyarakat tentunya. Bagi orang yang tidak bermasyarakat atau bersosial pasti orang itu hidupnya tidak bisa berkembang dalam arti kata lain tidak ada kemajuan dalam pergaulannya dan kehidupannya. Jadi janganlah kita menutup mata, telinga dan membisu saja, Apa akan terjadi di dalam masyarakat pasti tidak akan berkembang jauh, Yang dimaksud menutup mata dan telinga di sini adalah : “TIDAK MAU MENCARI TAHU AKAN INFORMASI DARI LINGKUNGAN SEKITARNYA, BAIK ITU DIDUNIA NYATA MAUPUN DUNIA YANG TIDAK NYATA (DUNIA MAYA ATAU INTERNAL). Pembelajaran itu perlu adanya motivasi tertentu. Mengapa demikian ?,Ini karena belajar harus berdasarkan niat dari diri individu itu sendiri. Dengan adanya niat yang kuat maka akan muncul suatu motivasi yang membuat belajar menjadi semangat dan semakin mengasyikkan karena tanpa adanya semangat itu apapun yang di lakukannya tidak akan berhasil. Belajar atau menonton akan menimbulkan kejenuhan dan inilah yang sedang terjadi dan marak pada zaman sekarang ini, Begitu banyak tuntutan pada murid baik itu tugas maupun materi pada kurikulum yang padat dan berubah-ubah.
Kita telah membahas apa yang di maksudkan “ WE KNOW NOTHING”, jadi di sini pengertian we know nothing itu adalah “ BELAJAR ADALAH KUNCI UTAMA “, Lalu bagaimana pula dengan “ WE KNOW ALL THING ?”, Mengapa tidak kita mengetahui segala sesuatu hal tidak jauh lebih baik dari pada mempelajari bebagai hal ?, Untuk mengetahui berbagai hal memang didambakan oleh setiap orang yang pintar, bijak, pandai, berwawasan luas , aktif dan kreatif dan sebagainya.Namun tahukah anda apakah akan dampak yang negatif dari “WE KNOW ALL THING “, INI ?, Kadang- kadang orang yang sudah mengetahui dalam segala sesuatu hal akan menjadi sombong, angkuh dan pemalas,Ini karena mereka menganggap atau merasa dirinya telah mencapaititik puncak dari segala sesuatu pengetahuannya. Ini juga berdampak pada suatu hubungan social ,orang di sekitarnya tidak akan memiliki kegairahan dalam berbicara dengan dirinya ,ini adalah sebagai contoh saja. Mengapa “ WE KNOW ALL THING “, dikatakan tidak baik dari “ WE KNOW NOTHING ?”, pada pendapat saya ini hanyalah suatu perbedaan salah paham dan cara memandang pengertian bagaimana kita menghadapi ilmu pengetahuan dan informasi di sekitar lingkungan kita. Mudah saja asalkan orang yang berpikiran “ WE KNOW NOTHING “, akan terus berkembang di bandingkan dengan orang yang berpikiran “ WE KNOW ALL THING “.
Ketidaktahuan yang terbesar adalah menolak sesuatu yang tidak tahu apa-apa tentang “ KETIDAKTAHUAN TANDA KUTIP “,tidak ada yang paling :
BELAJAR KUTIPAN
Semua orang yang tidak mampu belajar telah diambil untuk mengajar,tidak ada yang dapat mengetahui apa yang di ajarkan. Seperti orang cerdas yang kadang- kadang tidak tahu dan tidak mengerti satu katapun dari apa yang dikatakannya. Dan saya sendiripun tidak tahu apa yang saya katakannya.
Tidak ada kasih tanpa pengampunan dan tidak ada pengampunan tanpa cinta, apabila saya berkata “Saya mencintai anda “, ini bukan karena saya inginkan atau karena saya tidak bisa memiliki anda ,dan tidak ada hubungannya dengan diri saya. Saya mencintai apa yang anda lakukan dan haruskah anda mencoba ?.
Saya tidak melihat kebaikan diri anda dan kekuatan diri anda ,saya telah melihat yang terbaik dan terburuk pada dirii anda dan saya mengerti dengan sangat jelas apa yang anda lakukan ?, Jadi segala sesuatu yang mengganggu kita tentang orang lain dapat membawa kita pada pedoman diri kita sendiri. Semua kebenaran sangat mudah memahami bila di temukan intinya adalah untuk menemukan mereka. Pada saat anda berpikir anda memahami sebuah karya seni , tapi itu mati pada pendapat anda.
Kita tidak melihat alam dengan mata kita,tetapi dengan pemahaman kita dan hati kita sebuah kata yang lembut, melihat dengan baik, sebuah senyuman yang ramah tamah yang baik dan dapat bekerja dengan keajaiban dan mencapai mukzizat. Sebuah gairah yang kuat untuk objek apapun akan menjamin kesuksesan ,untuk keinginan akhir akan menunjukkan caranya seperti keyakinan kita. Begitu juga kepastian kita untuk menjadi mampu, stabil,persahabatan atau cinta abadi adalah dua bukti terbesar bukan hanya kebaikan hati akan tetapi kekuatan pikiran kita. Mereka yang berperang dengan orang lain yang tidak berdamai dengan diri mereka sendiri, cinta terbesar adalah kasih orang lain ,cinta kekuasaan adalah cinta diri kita sendiri.
Dalam urusan umum kehidupan dalam cinta persahabatan dan perkahwinan, betapa sedikit keamanan yang telah kita percaya dengan kebahagiaan kita di tangan orang lain ,tapi kita tidak tahu semua itu apakah bahagia atau tidak, berbicara kuat ,lantang, tidur nyenyak dan adakah kita seperti seorang teman atau sahabat yang lebih baik karena kesalahan yang satu dapat berbicara tentang …..? “. Kita tidak berpikir namun apa yang dapat di katakana ini pasti akan berhasil akan hampir- hampir tidak terlihat. Masalah teknis seperti struktur kepemilikan dan status pajak yang harus di tangani tapi tidak ada yang membuat pernyataan seperti itu kecuali negoisasi baik maju.
Ada logika mengatakan dalam langkah ini tetapi ini bukanlah akhir dari suatu cerita : Dalam kondisi pasar pada saat ini ,seorang manager kualitas asset As yang tinggi tapi tidak dating dengan murah. Orang ingin menjadi tertarik pada mereka, orang ingin outlet dan orang-orang menginginkan perhatian, kita ingin orang melihat hal-hal dan mengomentari mereka atau tertarik untuk mereka atau menciptakan kontrovesi.
TOM KRAUSE
Jika anda hanya melakukan apa yang anda tahu bisa anda lakukan atau kerjakan, maka anda tidak akan bisa berbuat lebih. “Tom Krause ( 1934 ), motivator, Guru, dan pelatih- pelatih. Kalimat emas ini jelas menggambarkan jika kita hanya melakukan apa yang kita tidak bisa dan mengetahui tentang itu saja hanyalah akan menjadi sia- sia belaka, karena kita tidak akan mendapatkan hal yang berguna untuk masa depan kita tanpa mencoba hal- hal yang baru. Untuk mencoba seatu hal-hal yang baru sangatlah di anjurkan dalam quetes ini, karena dalam berexprimen akan suatu hal yang belum pernah di ketahui atau dilakukan akan memberikan pengetahuan baru yang tentunya akan berguna untuk hal- hal yang lebih baik untuk masa depan kita, tapi bukan melakukan exprimen pada suatu hal- hal yang tidak bermanfaat . Pengalaman adalah “Guru yang paling baik”, untuk memperbaiki segala hal yang pernah kita lakukan mungkin membuat kita sadar dari kesalahan. Maka dari itu dengan kita mencoba hal yang baru kita akan mendapatkan pengalaman- pengalaman yang membuat kita menjadi semakin dewasa atau matang.
BERTANYA ATAU PERTANYAAN
Bertanya adalah sesuatu perkembangan atau kemajuan pada seseorang yang ingin berkembang dalam sesuatu hal. Sebuah contoh yang boleh di anggap sangat kritis waktunya ,seseorang telah mengalami masalah dalam perjalanan yang hendak mereka tuju tapi tidak tahu kemana arah tujuan atau jalan yang harus mereka lalui ,jadi dengan bertanya bnyak sekali manfaatnya yang bisa di ketahui jawabannya serta mendapatkan solusi dari apa yang ingin di ketahuinya. Dengan pertanyaan tersebut seperti : Apa, Siapa ,Mengapa, Kenapa, Dimana, bagaimana dan berapa ……?, itu akan merangsang daya pikiran kita seperti halnya bagaimana anak- anak kecil yang baru belajar berbicara. Di Negara barat ,orang Amerika mereka sangat cendrung sekali apabila anak- anak mereka tidak aktif karena mereka menganggap anaknya bisu atau cacat. Jadi intinya disini adalah banyak bertanya akan membuat diri kita ke era kemajuan yang bisa disebut kecerdasan IQ. Perbedaan tipis yang bisa kita lihat adalah antara orang yang aktif dan tidak aktif atau disebut pemalas. Disini saya tidak akan mengatakan bahwa orang-orang yang pemalas itu adalah orang yang bodoh, karena setiap manusia tidak ada yang di lahirkan bodoh atau tolol, akan tetapi saya sebut “MALAS “. Pintar atau bijaksana itu karena dari seringnya bertanya dan belajar maupun pengalaman yang pernah di alaminya, atau melalui media, Tv, Internate, Buku-buku, Newspaper, magazine, atau orang-orang yang berada di sekitarnya. Maka dengan demikian semakin banyak pengetahuan semakin pandai dan lebih bijaklah kita. Akan tetapi terkadang sangat mines sekali dengan pendidikan zaman sekarang ini, dari mulai awal persekolahan sehinggalah ke peringkat perkuliahan, kecendrungan dari seseorang tersebut masih banyak yang “ DIAM SERIBU BATU “, artinya : DIAM SERIBU MALU. Contoh , seorang dosen atau guru yang telah mengajar di depan kelas lalu beliau menawarkan pertanyaan kepada murid atau mahasiswa- mahasiswi , kemudian sang dosen atau guru berkata “ siapa yang mau bertanya atau siapa yang msaih kurang jelas dengan penjelasan saya ? “. Nah, disini masih banyak yang diam membisu entah karena itu sudah tahu ataupun tidak tahu sama sekali,Tetapi yang jelasnya mereka tidak tahu apakah dan bagaimana caranya untuk bertanya……?, karena tidak tahu cara bertanya maka mereka hanya diam seribu malu. Kalaupun ada yang bertanya itu hanyalah beberapa orang saja ,satu atau dua orang saja. Kalau seperti inilah generasi penerus kita bagaimanakah bisa dianggap Negara maju ?.
Untuk membentuk sifat yang seperti ini, apa saja dan kapan saja kita tidak boleh menyerah pada masalah krusial seperti ini, carilah solusinya yaitu banyaklah bertanya ,ada pepatah mengatakan “ MALU BERTANYA SESAT DI JALAN “.
KULTUR BERTANYA
Di Indonesia umumnya, bertanya sering dianggap aib ( memalukan ). Katanya klo bertanya itu akan kelihatan sekali kebodohannya, padahal mereka tidak tahu sama sekali itu berarti bukan menambahkan kepandaiannya akan tetapi semakin kuranglah pengetahuannya karena egonya. Dan mereka tidak sadar bahwa sebenarnya akan menambah kebodohannya karena malu bertanya tanpa sebab. Orang Indonesia terlalu banyak pengantar ketika bertanya : Wah, ternyata bertanya saja butuh belajar, berarti hal yang sedemikian masih banyak yang belum di ketahui di dunia yang semakin berkembang ini.
MENCARI ARTI PENGETAHUAN
Pengetahuan sejati adalah mengetahui bahwa anda tidak tahu apa- apa, di dunia yang modern ini kita banyak mengetahui tentang IT. Nah,tinggal mengetik saja apa yang anda ingin ketahui ,tentunya banyak referensi yang akan anda dapatkan atau informasi yang anda inginkan. Contohnya : Di Google, Yahoo, bing dan lain- lain. Perkembangan penetahuan telah mengubah peradaban manusia, Pengetahuan mendorong manusia untuk mencari dan menemukan banyak hal-hal besar dalam sejarah. Mulai dengan penemuan mesin uap yang di temukan oleh James Watt sehingga kini penemuan terus berlanjut sampai pengembangan Nano chip untuk computer. Mungkin perkembangan pengetahuan memberikan dampak yang positif dalam hal memudahkan serat member kualitas dalam kehidupan manusia. Tetapi kita juga tidak boleh tutup mata bagaimana penetahuan ini juga sering mengarah ke hal- hal yang negative dan bukan untuk kebaikan manusia tetapi mengeksploitasi manusia bahkan membawa kematian pada manusia itu sendiri.
BAGAIMANA BERBICARA TENTANG HAL-HAL YANG TIDAK DIKETAHUI
Dalam dunia yang jenuh dengan keahlian pendapat yang saling bertentangan kemampuan untuk menilai hak- hak yang tidak kita ketahui adalah salah satu yang sangat di perlukan. Tetapi titik awal dari kemampuan ini harus menjadi masuk untuk diri sendiri atau orang lain. Dari lingkup dan sifat kebodohan kita kurangnya keahlian tidak mendiskualifikasi siapapun dari partisipasi penting dalam perdebatan. Asalkan satu jujur tentang kesenjangan seseorang pengetahuan konsep yang jahat seperti DONALD RUMSFELD dari “ tak di kenal di kenal “. Sangat membantu disini kita tidak dapat mengetahui segalanya tapi kita bisa , Jika kita cukup rendah hati. Pikiran yang lebih atau kurang akurat dimensi ketidaktahuan kita.
PETA PENGETAHUAN
Kecendrungan orang untuk membuat asumsi tentang hal- hal mereka tahu apa- apa tentang di umpankan boleh arogansi sebanyak atau bahkan lebih dari kebodohan belaka. Sebuah contoh yang baik adalah ilmuwan dan RICHARD DAWKINS buku orang yang suka berdebat “ THE GOD DELUSION ) yang menggunakan keahliannya dalam biologi evolusi untuk berspekulasi pada nilai evolusi agama dimasa lalu dan untuk membuktikan kurangnya lengkap nilai hari ini. Masalah dengan pendekatan ini adalah bahwa DAWKINS adalah peduli terhadap “TUBUH PENGETAHUAN “, seperti sosiologi agama,dan teologi kritis. Yang telah mendekati agama dalam berbagai cara yang sangat ketidaktahuan ini tidak mendiskualifikasi dia dari menulis buku tentang agama, tetapi yang dimaafkan adalah ketidaktahuan. Jelas bahwa badan – badan pengetahuan yang pernah ada kesombongannya dalam memimpin dia membuat pernyataan menyapu tentang agama yang terlalu tergantung pada lapangan yang sempit sendiri keahliannya. Didukung dengan prasangka sendiri tapi masalahnya disini bukanlah bahwa DAWKINS berbicara diluar area tertentu keahliannya. Untuk melakukan sebenarnya penting jika pengetahuan dan debat tidak boleh dibatasi ke dalam kompartemen – kedap udara di segel. Akan tetapi dalam kurangnya kerendahan hati dari ketajaman otak tersebut ( berlaku, penilaian). Untuk mengenali batas- batas yang diperlukan pengetahuannya ini lebih dari sekadar kegagalan sikap ini mencerminkan kesenjangan yang lebih luas dalam berbagai pemahaman kita tentang pengetahuan itu sendiri,wilayah pengetahuan adalah kompleks dan menuntut system dimana TERRA tersebut INCOGNITA adalah sama pentingnya (mungkin bahkan lebih penting ) lebih akrab. Jika ingin memoril atau berkonstribusi ke system itu, fakultas kartugrafi diperlukan untuk mengembangkan “ peta “ itu, karena mengeksploitasi kontur. Bergerak menuju rasa yang lebih besar tentang bagaimana pengetahuan dibentuk dan bagaimana argument yang dibuat. Penetahuan tentang METODOLOGI dari mekanika wacana dan retorika adalah yang ampuh bahwa siapapun dapat membawa kearah dimana orang tidak ahli. Memang bentuk yang paling kuat pengetahuan adalah penetahuan di pindah tangankan. Pengetahuan yang sangat tentang bagaimana untuk menavigasi peta pengetahuan. Peta sangat diperlukan misalnya : dalam kasus dimana ajudikasi antara klaim untuk keahlian dan kebenaran yang terlibat dalam kontur ini. “ bagimana “, hal- hal yang dikatakan beberapa saat bentuk pseudo – ilmiah ( seperti bencana – penolakan ). Menggambarkan hal ini , mereka yang memyangkal genosida nazi dalam perang dunia kedua cendrung memperdaya pembaca atau pendengar dengan masa rincian kecil , Ketika DAVID IRVING di gugat DEBORAH LIPSTADT untuk pencemaran nama baik pada tahun 2000 atau bagian bukunya menyangkal HOLOCAUST yaitu : Serangan tubuh kebenaran dan memory ( 1934 ) ahli terkenal beberapa harus menghasilkan belum mengungkap dusta dan setengah kebenaran dalam kita bekerja IRVING apabila yang memungkinkan LIPSTADT harus dibuktikan ( sejarah RICHARD EVANS ) yang bersaksi dalam kasus ini menulis sebuah karya panjang mengekspoi pemalsuan di detail forensic. Tetapi jika persidangan sehingga menegaskan nilai keahlian itu juga menunjukkan bahwa bencana – mendustakan ( dan mereka yang berbagi bentuk yang sama pemikiran ). Secara konsisten menggunakan akurat tertentu pseudo – metode yang dapat melihat tanpa pengetahuan ahli dengan kata lain : NON SARJANA dapat mengindentifikasi beasiswa buruk. Dan dengan demikian dimana dan bisakan partisan distorsi kebenaran yang bersangkuta Iman buruk dibelakangnya.
SEBUAH RADIKALISME RENDAH HATI
Contoh ini menunjukkan bahwa paradosks kedengarannya itu adalah melalui kejujuran dan kerendahan hati tentang apa yang kita tidak tahu bahwa kita dapat berbicara dengan kewenangan yang lebih besar. Jika kita menyesuaikan apa yang kita tidak tahu seperti RICHARD DAWKINS tidak atau menekan apa yang kita tidak memiliki keinginan untuk mengetahui seperti DAUD IRVING tidak argument yang mengaku akan runtuh berwibawa dibawah berat keberpihakan-keberpihakan mereka. Tetapi jika tidak yang menerima perspektif kita,kita tidak dapat memberikan konstribusi pengetahuan dalam cara yang lebih jujur. Melalui membangun argumenyang dalam pengertian KARL POPPER “ difalsifikasi “. Argument yang mengakui kemungkinan sedang direvisi lebih kuat dan akhirnya lebih tahan lama dari pada argument didirikan pada kesombongan. Pengetahuan yang mengujikan sendiri rendah hati adalah landasan lebih kuat bagi pembuatan kebijakan dari pada tanki atau laporan pemerintah berpikir bahwa mengklaim kepastian yang tidak beralasan memiliki sampai dengan apa yang kita tidak tahu adalah sulit dalam system politik kita. Tapi untuk yang lebih baik membuat kebijakan adalah sebuah kebutuhan. Dimana dan berpura- pura tidak berdasar terlalu kuat atau penyalahgunaan sistematis sumber hikmat yang bersangkutan, ada tanggung jawab untuk terlibat dalam argumen politik disisi pengetahuan dan memang alasan itu sendiri namun dalam keadaan lebih banyak rutin, mungkin akan membantu untuk bertanya ( per- subjek PERRE BAYARD ) ,buku apakah memang diperlukan atau bermanfaat untuk membicarakan hal- hal yang tidak ketahui. Disini ingin lebih radikal jika dianggap kurang jauh untuk pengetahuan terletak dalam jarak yang berperinsip dan ( penolakan bahkan untuk berpartisifikasi )dalam produksi peredaran biaya – malu. Kesempatan kerja , pengucilan social akan bagi banyak orang sangat besar. Namun itu bukan satu- satunya pertimbangan. Teman argument BAYARD membuka sebuah percakapan yang bermanfaat berpotensi tentang bagaimana didunia membingungkan. Manusia dapat menyeimbangkan ketidaktahuan bisa dihindari mereka terhadap kebutuhan untuk bertindak. Pada saat yang sama ada nilai dalam pengakuan bahwa area pada peta pengetahuan yang berada di luar pemahaman itu satu harus dipenuhi oleh keheningan hormat di dunia yang berisik. Juga bisa di anggap sebagai tindakan subversive sehat, itu selalu baik dibaca, tapi kadang- kadang ada baiknya untuk tidak berbicara.
Idea tau gagasan yang di munculkan di permukaan akan bisa diperbaiki atau dilengkapi oleh orang lain sehingga di kemudian hari bisa diaplikasikan dan diimplementasikan dengan baik. Sesungguhnya Tuhan itu maha besar dan maha murah dengan membentuk otak manusia dalam dua bagian yaitu : Otak kiri dan kanan, kedua otak ini harus sama- sama terlatih secara seimbang supaya mampu mengungkapkan apa yang ada dipikirannya, dan mampu mengungkapkan. Setiap orang mengungkapkan idea tau gagasan untuk melakukan sesuatu juga dipengaruhi oleh para digma yang ada pada dirinya karena menurut Prof.Dr.Mustopadidjaja, MPIA paradigm sebagai teori dasar atau cara pandang yang fundamental, dilandasi nilai- nilai tertentu dan berisikan teori pokok, konsepsi, asumsi metodologi atau cara pendekatan yang dapat digunakan para teoritisi dan praktisi dalam menanggapi sesuatu permasalahan baik dalam kaitan pengembangan ilmu maupun dalam upaya pemecahan permasalahan bagi kemajuan hidup dan kemajuan manusia. Dalam era global dimana terjadi borderless orang cendrung mengadopsi teori asing, teori dari barat kalau berbicara tidak mendasarkan pada teori barat seolah olah tidak ilmiah dan berpikir mundur. Padahal sebagai bangsa Indonesia harus bangga bahwa teori yang bisa digali dari local dan bisa menjadi daya ungkit dalam melakukan perbaikan cukup banyak yang penting ada persepsi yang sama dalam menggunakan suatu teori.sebaik apapun teori dihafal apabila tidak mampu mengasumsikan dan merefleksikan dengan baik yang sesuai dengan lingkungan strategik yang ada ,maka teori itu tidak akan membumi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar